hutanlindungwehea.org

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home

Warning: strtotime(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone. in /home/huta0108/public_html/hlw/libraries/joomla/utilities/date.php on line 56

Warning: date(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone. in /home/huta0108/public_html/hlw/libraries/joomla/utilities/date.php on line 198

Embob Jengea Puncak Upacara Adat Lom Plai

E-mail Print PDF

 Dari Pesta Tahunan Suku Dayak Wehea (5)

Pelestarian budaya suku Dayak Wehea terus dilakukan dari generasi ke generasi. Meskipun Ketua Adat Dayak Wehea Ledjie Taq  sendiri mengaku dihadapkan pada tantangan dalam memberi pemahaman terhadap generasi muda, mengenai pentingnya budaya sebagai jati diri bangsa.  Ledjie Taq mengatakan, suku Dayak Wehea pada dasarnya memiliki etika kemanusiaan untuk berhubungan dengan alam dan pencipta. Dengan berbagai kegiatan atau ritual yang rutin dilakukan tiap tahun usai panen padi, mempunyai rangkaian kegiatan yang tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya.


Pada ritual ini dikenal beberapa istilah yang menjadi lambang kehidupan. Diantaranya Embob Jengea adalah kata kiasan yang berarti memasang atap daun pada Jengea atau pondok darurat. Berikut melaksanakan Unding yang kedua atau mencerak (mengoles) Unding yang pertama beserta padi dengan darah ayam. Bagi masyarakat yang Menan atau terhalang oleh adat perkabungan (kematian) dan kelahiran seorang anak, pada saat itulah mereka juga membuat Unding.  Embob Jengea adalah puncak dari upacara Lom Plai dan beberapa bagian (upacara) yang dilaksanakan dalam Embob Jengea, yaitu. Pertama, pesta pada pagi hari, masing-masing keluarga membuat lemang dan kue dari tepung beras baru (berasal dari padi yang baru selesai dipanen), termasuk Beangbit yang merupakan kue khas Suku Wehea.  Kedua, Beangbit terbuat dari tepung beras baru yang dicampur dengan gula merah atau pisang dan dimasak didalam bambu. Selain sebagai kue (panganan) khas Suku Wehea, Beangbit juga mengandung arti, sebagai berikut, yakni, sejak Embob Jengea beras baru, maka selanjutnya beras sudah diperbolehkan untuk ditumbuk menjadi tepung, dan beras baru boleh ditanak (masak) bercampur dengan ubi, jagung dan lain-lain.

Bagi waega yang belum membuat Unding dipersilahkan untuk membuatnya, sedangkan yang telah membuatnya (Unding pertama), hanya mencerak (mengoleskan) Unding dan padi dengan darah ayam. Tiaq Diaq Jengea artinya turun dari pondok darurat ke tepi sungai (pantai) yang telah dibuat sehari sebelum Embob Jengea.  Setelah selesai membuat Unding dan makan, maka semua penduduk, kecuali orang yang sudah tua atau sakit, turun membawa Jengea.  Embos Min artinya adalah membuang segala kesialan dan kejahatan yang ada di dalam kampung atau pembersihan kampung. Beberapa perempuan dewasa melaksanakan acara tersebut dan pada saat mereka berjalan ke arah hulu atau hilir kampung. Barisan mereka tidak boleh dilewati atau dilintasi oleh manusia dan atau hewan.

Embos Lewas artinya membuang adat kematian atau pantangan yang mengikat seluruh keluarga sebagai upacara terakhir dan dilakukan setelah selesai Embos Min yang dilakukan oleh salah seorang anggota keluarga (dari kaum perempuan dewasa) bertempat di bawah kolong rumah mereka. (kmf2/bersambung) 

 

....Wehea

No images

Newsflash


Warning: date(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone. in /home/huta0108/public_html/hlw/libraries/joomla/utilities/date.php on line 198
Ditemukan 606 sarang orangutan di Wehea sangat berarti bagi upaya pelestarian satwa langka itu karena menandakan bahwa masih terdapat ratusan orangutan berada di kawasan konservasi