hutanlindungwehea.org

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home Beranda

Warning: strtotime(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone. in /home/huta0108/public_html/hlw/libraries/joomla/utilities/date.php on line 56

Warning: date(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone. in /home/huta0108/public_html/hlw/libraries/joomla/utilities/date.php on line 198

Beranda wehea

E-mail Print PDF

MENGENAL HUTAN LINDUNG WEHEA

Kutai timur  dengan luas wilayah administratif 3.574.700 ha, memiliki kawasan hutan seluas 2.784.024 ha (atau sekitar 80 % luas wilayahnya). Saat ini sebagian besar kawasan hutan produksi berada pada kondisi sangat memprihatinkan akibat kegiatan eksploitasi kayu baik skala besar maupun skala kecil. Kondisi yang sama juga terjadi pada beberapa kawasan konservasi akibat adanya illegal logging, perambahan hutan maupun akibat kebakaran hutan. Beberapa gangguan tersebut berdampak terhadap hilangnya sumber ilmu pengetahuan, penurunan potensi keanekaragaman hayati, hilangnya sumber plasma nutfah, perubahan nilai budaya, serta peningkatan laju erosi dan sedimentasi yang secara umum menyebabkan penurunan kualitas lingkungan.


Beberapa perusahaan perkayuan (pemegang HPH) di Kutai Timur sudah tidak beroperasi, kondisi ini tentunya tidak menguntungkan bagi pemerintah kabupaten (pemkab) Kutim untuk membangun perekonomian daerah. Namun hal ini juga menjadi tantangan dan peluang dalam rangka pemulihan dan pemanfaatan hutan, terutama di areal-areal hutan produksi eks HPH. Kawasan eks HPH yang cenderung ditinggalkan rawan terhadap kegiatan illegal logging dan perambahan hutan.


Berdasarkan hasil peninjauan lapangan pada kawasan eks HPH PT. Gruti III secara umum kondisi hutannya masih baik, namun kondisi topografi pada umumnya curam sampai dengan sangat curam. Berdasarkan hasil identifikasi potensi biodiversity orang utan dengan menggunakan sistem jalur dan transek sebanyak 7 jalur midline survey atau sepanjang 26 km telah ditemukan sebanyak 606 sarang orang utan. Padatnya populasi tersebut dapat diasumsikan dari dua sudut pandang, yaitu asumsi pertama bahwa kawasan tersebut memang memiliki daya dukung sebagai habitat asli orang utan, asumsi kedua karena adanya fragmentasi habitat orang utan dari kawasan hutan di sekitarnya akibat kawasan disekelilingnya sudah rusak.
 

Mempertimbangkan hal tersebut diatas, maka The Nature Conservancy (TNC) mengambil inisiatif untuk mengadakan penelitian habitat orang utan baik secara mandiri maupun secara kolaboratif yang melibatkan fakultas kehutanan Unmul, BKSDA Kaltim, Dishut Kaltim/Kutim yang menghasilkan kesimpulan bahwa perlu dilakukan upaya-upaya penyelamatan habitat penting orang utan dengan tetap mempertahankan keutuhan kawasan tersebut dengan mempertimbangkan aspek ekologi, sosial dan ekonomi. Usulan penetapan status kawasan yang paling memungkinkan adalah melalui pengusalan kawasan eks HPH Gruti III sebagai Kawasan Hutan Lindung Wehea “Long Sekung Metgueen”. Usulan pengelolaan kawasan hutan lindung diharapkan dalam pemanfaatannya tidak hanya berorientasi kepada aspek konservasi saja, tetapi juga kepada aspek sosial dan ekonomi jangka panjang untuyk kepentingan masyarakat sekitarnya.


Hutan Lindung Wehea terletak di Kecamatan Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur,  450 km dari Kota Samarinda, ibukota Kalimantan Timur, 275 km dari Sengata ibukota Kabupaten Kutai Timur dengan luas kawasan  ± 38.000 ha,

 


 

Letak lokasi Hutan Lindung Wehea masuk ke dalam kelompok hutan S.Seleq-Wahau dan berbatasan  dengan beberapa HPH, yaitu :

Utara        : EX. HPH PT. Alas Helau

Timur        : HPH PT. Gunung Gajah Abadi

Selatan     : HPH PT. Narkata Rimba

Barat        : HPH PT. Narkata Rimba

Hutan Lindung Wehea merupakan penyangga 3 Sub Das Penting di wilayah Muara Wahau (Sub-Das Seleq, Sub-DAS Melinyiu Sub-DAS Sekung ) yang muaranya menuju sungai Mahakam. Serta mempunyai kelas kelerengan curam sampai sangat curam sebesar 68%

Kondisi Topografi  :

 

No

Kategori Topografi

Luas (ha)

Persentase(%)

1

Datar

5.008

13,2

2

Landai

6.269

16,5

3

Agak curam - sangat curam

25.969

68,3

4

Tidak ada data

754

2,0

 

Total:

38.000

100

 

Kondisi Lahan  :

         Kawasan Hutan Lindung Wehea mempunyai susunan sistem lahan MPT (55 %) dan PDH (45 %), yaitu lahan-lahan dengan kemiringan > 40% (kajian KKPSDA Kutim)

         Sistem lahan Maput (MPT) dan Pendreh (PDH) merupakan jenis tanah Tropudults, Dystropepts yang tersusun dari batuan induk Batu pasir, lanau, batu lumpur, konglomerat, marl

         Tropudults yang berkembang bukan dari batuan sedimen, yang berada pada kemiringan lahan > 40% sehingga sangat berisiko apabila digunakan untuk budidaya tanaman.

Keanekaragaman Hayati Hutan Lindung Wehea  :

No

Jenis

Jumlah

1

Mamalia

39 Jenis

2

Burung

81 Jenis

3

Reptil

  3 Jenis

4

Pohon Komersil

59 Jenis

 

Kondisi Kerapatan vegetasi  :

 

No

Kelas Kerapatan

Luas (ha)

Persentase (%)

1

Non vegetasi

3.656

10

2

Vegetasi kerapatan jarang s/d sedang

15.010

39

3

Vegetasi kerapatan tinggi

19.336

51

Luas Total

38.003

100

 

Aksesibilitas

Menuju kawasan tersebut dapat ditempuh dengan melewati jalan darat poros Samarinda-Berau melalui dua jalur alternatif. Alternatif I dapat ditempuh dari  Tanjung Redeb Kabupaten Berau selama kurang lebih 5 Jam sepanjang 225 kilometer yang selanjutnya diteruskan dengan melewati jalan HPH PT. Gunung Gajah di Kecamatan Wahau. Alternatif ke II dapat ditempuh dari Samarinda Melewati Jalan Poros Samarinda-Berau sepanjang kurang lebih 327 kilometer dengan waktu tempuh selama 9 jam menuju jalan Desa Miau Baru yang selanjutnya dilanjutkan melalui jalan HPH PT. Gunung Gajah di Kecamatan Muara Wahau Kabupaten Kutai Timur. Keunggulan melalui jalan alternatif I selain waktu dan jaraknya lebih pendek juga didukung oleh kondisi jalan yang masih relatif baik.



Warning: mktime(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone. in /home/huta0108/public_html/hlw/libraries/joomla/utilities/date.php on line 117

Warning: date(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone. in /home/huta0108/public_html/hlw/libraries/joomla/utilities/date.php on line 245

Warning: date(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone. in /home/huta0108/public_html/hlw/libraries/joomla/utilities/date.php on line 249

Warning: strftime(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone. in /home/huta0108/public_html/hlw/libraries/joomla/utilities/date.php on line 250
Last Updated on Wednesday, 11 February 2009 00:58
 

....Wehea

No images

Newsflash


Warning: date(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone. in /home/huta0108/public_html/hlw/libraries/joomla/utilities/date.php on line 198
Ditemukan 606 sarang orangutan di Wehea sangat berarti bagi upaya pelestarian satwa langka itu karena menandakan bahwa masih terdapat ratusan orangutan berada di kawasan konservasi